Terdapat tiga bentuk aktifitas dalam pasar yaitu:
1. Membeli : Trader melakukan pembelian terhadap instrumen tertentu, baik untuk posisi baru atau untuk likuidasi posisi sebelumnya.
2. Menjual : Trader melakukan penjualan terhadap instrumen tertentu, baik untuk posisi baru atau untuk likuidasi posisi sebelumnya.
3. Mengamati : Trader memilih untuk tidak mengambil posisi baru atau melikuidasi posisi yang ada, atau telah memutuskan untuk menahan posisi hingga waktu atau harga tertentu.
Aktifitas pasar menyebabkan naik atau turunnya harga. Jika pihak pembeli lebih kuat dibanding penjual, maka harga tentunya akan mengalami kenaikan, dan begitu juga sebaliknya. Semakin banyak permintaan, maka harga akan semakin tinggi, dan jika semakin banyak penawaran maka semakin rendah pula harga. Hal ini terjadi karena pasar adalah tempat perdagangan maka hukum supply & demand tetap berlaku.
Agar dapat mengetahui kenaikan harga, penurunan atau harga bergerak dalam area yang terbatas, kita membutuhkan data yang mencakup harga saat itu dan pergerakan harga sebelumnya. Keseluruhan data tersebut dapat dilihatpada grafik atau chart, yang tersedia secara otomatis melalui software tertentu atau trading platform yang ada. Dan sangat memudahkan proses analisis.
Grafik yang tampil pada layar monitor menunjukkan harga bergerak naik, turun atau datar secara berlulang-ulang, dari sinilah proses pengenalan tren harga dapat kita lakukan. Selanjutnya trader dapat mengenali cirinya masing-masing untuk dimanfaatkan pada kesempatan lainnya.
Dalam trading forex trader dapat ​ membangun pemahaman dan pengetahuan tentang analisis teknikal. 3 asumsi dasar yang perlu diketahui trader:
1. Market discount everything
Pasar merupakan cerminan dari segala sesuatu. Perubahan harga yang terjadi di pasar merupakan hasil dari tindakan (pembelian atau penjualan) yang diambil oleh para pelaku dengan beragam latar belakang, informasi, pengetahuan dan emosi yang berbeda.
Melalui pengamatan terhadap perubahan harga yang terjadi di pasar sudah cukup bagi seorang analis untuk memperkirakan pergerakan harga selanjutnya.
2. Prices move in a trend
Harga cenderung bergerak ke arah yang sama selama beberapa periode. Pergerakan tersebut dapat naik, turun atau bergerak dalam area tertentu (sideway) membentuk pola-pola yang efeknya dapat dikenali. Analis teknikal percaya bahwa harga tidak bergerak secara acak, sehingga dapat diperkirakan. Jika harga suatu aset bergerak naik pada akhir minggu ini, maka minggu depan pergerakan tersebut cenderung berlanjut, sampai tanda berakhirnya kenaikan muncul secara jelas.
3. History repeats it self
Pola-pola tertentu yang dibentuk oleh pergerakan harga yang terjadi di masa lalu akan terulang kembali dan menimbulkan efek yang sama di masa depan. Analis teknikal percaya bahwa perilaku transaksi manusia yang didorong oleh informasi, keinginan dan emosi secara massal cenderung akan berulang, misalnya sekerumunan massa yang melakukan antrian akibat kelangkaan minyak tanah pada saat ini akan kembali mengulang perilakunya di masa depan ketika menghadapi situasi yang sama.